Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

8 Fakta Menarik UT Pokjar Johor

Gambar
Dokumentasi UT Pokjar Johor Universitas Terbuka Kelompok Belajar Johor atau yang biasa disebut UT Pokjar Johor merupakan salah satu dari 3 Pokjar dibawah UPBJJ-UT Batam yang ada di Malaysia. Berbicara tentang UT Pokjar Johor, ada beberapa hal menarik untuk kita ketahui. Apa saja? 1. Pokjar Pertama Di Malaysia UT Pokjar Johor merupakan Pokjar pertama yang dibuka di Malaysia dan diresmikan pada 11 April 2010 berdasarkan MoU antara KJRI Johor Bahru dan UPBJJ-UT Batam. Namun sebelumnya UT Pokjar Johor sudah mulai dibuka pada tahun 2009 dengan jumlah mahasiswa angkatan pertama sebanyak 10 orang. 2. Ekskul Paskibra Sejak tahun 2014,  UT Pokjar Johor dipercaya dan diberikan amanat oleh KJRI Johor Bahru untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara HUT RI dan menjadi ekskul UT Pokjar Johor mulai dari tahun 2014 hingga tahun ini (2019). Ekskul Paskibra UT Pokjar Johor ini (mungkin) satu-satunya ekskul yang tidak dimiliki oleh Pokjar lainnya, dalam ekskul i

Tidak Untuk Dibaca

Gambar
Oleh : Rizky Igustian Permana "You will never know till you try," by anonim. Kata mutiara yang sudah sering didengar dan dibaca. Tanpa sadar ada yang termotivasi tanpa sadar ada yang menyangkal. Ada mereka yang tetap setia dijalannya. Ada juga yang melepas zona nyamannya. Itu semua pilihanmu, hidup-hidupmu, dan semua terserah padamu. Bicara soal kehidupan rasanya sudah umum. Apalagi seperti saya, kamu, dan orang-orang yang berada di sini. Iya, di sini, di tanah rantau, negeri jiran. Untuk sekedar memenuhi kebutuhan ekonomi dan mempersiapkan masa depan. Itulah alasan umum kita. Ya kalau saya sendiri rasanya kok sepi, makanya kita aja. Memang bukan mudah, apalagi sebagai makhluk sosial kita selalu dibenturkan dengan kehidupan orang lain. Baik itu berdampak positif dan negatif. Dipuji, dibanggakan, dicaci, dihina, disakiti, dibahagiakan, dan apalah itu pasti banyak sekali respon yang sudah kita alami. Apa lagi dengan kondisi saya, kamu dan sebagian orang

Ibu Rumah Tangga Raih Gelar Sarjana Dalam Waktu Tiga Setengah Tahun

Gambar
Bu Lasmi Wisuda Di UT Pusat Perempuan berusia 50 tahun ini salah satu mahasiswi UT Pokjar Johor jurusan Sastra Inggris. Lasmi, namanya. Ibu tiga orang anak ini terdaftar sebagai mahasiswi di UT Pokjar Johor pada tahun akademik 2016.1. Bu Lasmi, begitu orang-orang memanggilnya. Beliau mampu menyelesaikan program sarjana dalam jangka waktu 3,5 tahun, di usia yang tidak lagi muda tidak membuat beliau berhenti untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi. Sedari dulu perempuan kelahiran 1969 ini ingin menempuh pendidikan di universitas, ingin terus belajar tanpa ada batasan dan meningkatkan kualitas hidup namun belum ada kesempatan. Berkelana kesana kemari mencari informasi melalui internet tentang perkuliahan, akhirnya beliau mendapatkan informasi tentang UT melalui KJRI Johor Bahru. Setelah itu, pada tahun 2016 beliau mendaftar di UT dan resmi menjadi mahasiswi UT Pokjar Johor angkatan 2016.1 dan beliaupun perlahan mulai mewujudkan keinginannya yang sejak muda yang belum terwujud,

Pembina Pertama

Gambar
Dokumen KJRI Johor Bahru Ibu Woro S.D Seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun, UT Pokjar Johor yang merupakan UT pertama di Malaysia tahun ini sudah berdiri selama 9 tahun di Johor Bahru. Ada lebih dari 600 (enam ratus) PMI/WNI di Johor Bahru dan sekitarnya telah terdaftar sebagai mahasiswa di UT Pokjar Johor.  Namun terlepas dari jumlah dan usia UT Pokjar Johor, mungkin sebagian besar dari kita bertanya, siapakah pembina pertamanya? beliau adalah Ibu Woro Sawitri Sudharmanto. Beliaulah pembina pertama UT Pokjar Johor, menjabat sebagai P.F Pensosbud KJRI Johor Bahru sekaligus Acting Konsul Jenderal RI Johor Bahru, beliau yang menandatangani MoU antara KJRI Johor Bahru dan UPBJJ-UT Batam pada 11 April 2010. Namun sebelum adanya MoU, UT sudah ada di Johor Bahru pada tahun 2009 dengan jumlah mahasiswa angkatan pertama sebanyak 9 orang. Bu Woro menjadi pembina pertama UT Pokjar Johor dalam kurun waktu 1 tahun sebelum beliau purna tugas dan kembali ke Indonesia. Beli

Usia Bukan Penghalang Untuk Meraih Gelar Sarjana

Gambar
Dokumentasi UT Pokjar Johor Semenjak KJRI Johor Bahru dan UPBJJ-UT Batam menjalin kerjasama pada tahun 2009 untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi PMI/WNI di Johor Bahru dan sekitarnya seakan membawa angin segar bagi mereka yang dulu punya hasrat dan keinginan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi namun terkendala masalah ekonomi. Salah satunya sebut saja Pak Marsam, lelaki kelahiran 1972 ini menjadi satu-satunya mahasiswa paling senior dalam segi usia di angkatan 2019.2. Di usia 47 tahun beliau terdaftar sebagai mahasiswa UT Pokjar Johor bersama 48 (empat puluh delapan) mahasiswa lainnya,  dan Ilmu Komunikasi menjadi jurusan pilihan beliau. Sebelum terdaftar sebagai mahasiswa UT, Pak Marsam datang langsung ke KJRI Johor Bahru untuk mencari informasi tentang UT Pokjar Johor. Lelaki asal Madiun, Jawa Timur ini mempunyai motivasi tersendiri untuk memutuskan kuliah di usia yang tidak muda lagi, lingkungan yang berlatar pendidikan dan punya  target untuk menj

Mahasiswa UT Pokjar Johor Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Di Johor Bahru

Gambar
Dokumentasi KJRI Johor Bahru Konsulat Jenderal RI Johor Bahru menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Dalam upacara tersebut, mahasiswa UT Pokjar Johor ikut berpartisipasi sebagai peserta upacara. Selain staf KJRI Johor Bahru dan mahasiswa UT, ada juga guru-guru dan siswa-siswa SIJB serta DWP KJRI Johor Bahru. Konsul Jenderal RI Johor Bahru bertindak sebagai inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa tema Hari Pahlawan tahun ini adalah "Aku Pahlawan Masa Kini" . Saat ini pahlawan bukan hanya tentang berperang melawan dan mengusir para penjajah, memberikan pelayanan terbaik bagi WNI diluar negeri oleh perwakilan juga dapat dimaknai sebagai pahlawan masa kini. Tidak hanya sampai disitu, menurut Konsul Jenderal RI Johor Bahru, para mahasiswa UT dan siswa-siswi SIJB juga dapat menjadi pahlawan masa kini dengan cara mengukir prestasi ditingkat nasional dan tingkat internasional. Karena melalui prestasi itu kita bisa mengharumkan nama bangsa dan negara

Filosofi Logo DPM UT Pokjar Johor

Gambar
Dewan Presidium Mahasiswa Universitas Terbuka Kelompok Belajar Johor atau biasa dikenal dengan sebutan DPM UT Pokjar Johor adalah sebuah organisasi yang berfungsi untuk mengkoordinir seluruh kegiatan yang ada di UT Pokjar Johor baik itu kegiatan akademik maupun non akademik, pengurus DPM berasal dari mahasiswa UT Pokjar Johor itu sendiri. Dalam sebuah organisasi logo menjadi salah satu indentitas utama dan setiap logo tentu mempunyai arti atau filosofi tersendiri, begitu juga dengan logo DPM UT Pokjar Johor. Apa sih arti dari logo tersebut? berikut ulasan singkatnya. Logo DPM UT Pokjar Johor terdiri dari beberapa unsur di antaranya nama organisasi terletak dibawah logo, rantai melingkar dan ikon lima orang bergandengan dengan berbeda warna. 1. Nama organisasi dibawah logo sebagai pengenal atau identitas logo. 2. Rantai melingkar memiliki arti sebagai pengikat yang berarti anggota organisasi terikat dengan undang-undang (AD/ART) dan peraturan yang berlaku di dalam organi

Outbound 2019 UT Pokjar Johor

Gambar
Dokumen UT Pokjar Johor Pada 27-28 Oktober 2019 UT Pokjar Johor menyelenggarakan kegiatan outbound yang mengusung tema 'Bersatu Dalam Keberagaman'. Kegiatan tahunan ini bertujuan mempererat silaturahmi sesama mahasiswa UT se-Malaysia dan juga sesama Warga Negara Indonesia di Johor Bahru dan sekitarnya serta memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-91. Kegiatan yang berlangsung di Sari Mawar Chalet, Mersing, Johor ini diikuti 77 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa UT Pokjar Johor, UT Pokjar Kuala Lumpur, UT Pokjar Penang dan non mahasiswa. Rangkaian kegiatan yang dilakukakan yakni berbagai macam game outbound, tes psikologi, BBQ, api unggun dan jungle tracking.  Acara yang didukung oleh Konsulat Jenderal RI Johor Bahru dan Mandiri Remittance ini menghadirkan anggota Dewan Kehormatan DPM UT Pokjar Johor, Bapak Andriyanto Wahyu Wibowo sebagai Pemateri Psikologi. Peserta outbound dibagi menjadi 5 team yang masing-masing team diberi nama kerajaan di Indones