Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Cerita Gagak Ditengah Malam

Gambar
boombastis.com   Oleh : V.V.L Cerita gagak ditengah malam, penyampai rasa kegundahan. Adakah kabar membawa kematian? 24 jam ia mengintai. 24 jam tanpa disadar. Cerita gagak malam, ditengah malam. Serigala galak menggungggung dibalik gunung yang gelap. 24 jam napas terengah-engah. 24 jam seakan panjang. Bumi panas seakan tak nyaman, katanya kiamat kian dekat. Perubahan global membuat takut. Takut mati, takut miskin dan takut untuk semua hal. Ricuh, porak poranda diberbagai negeri dibelahan dunia. Mungkin sudah kehendak Tuhan. Tapi manusia berkedok kebohongan mengatas namakan kemiskinan. Namun hanya menyenangkan dirinya saja. Oh, gagak ditengah malam, janganlah lagi menyampaikan kegundahan. Selalu bertanya pada manusia lain Sudakah memperlakukan orang lain layaknya manusia? Tapi pernahkah bercermin pada diri? Pernahkah meringankan beban sesama saudara? Karna seteguk air putih saja pun sudah bisa melegakan kerongkongan yang haus. Lalu, haruskah menunggu

Wajah-Wajah Pejuang

Gambar
Aim Matul Khana Oleh : Aim Matul Khana Penyunting : Endri Mardiansyah Entah sudah berapa cangkir kopi yang ku habiskan bersama sang waktu. Entah berapa mangkuk maggi yang biasa ku santap disaat kemalasan menyapa. Entah berapa judul buku yang kadang hanya ku bolak balik lembarannya. Entah berapa bait puisi palsu, puisi rahasian dan puisi yang ku buat kemudian ku koyak lalu ku buang. Aaahhh, entahlah kenapa seperti ini. Terkadang memang tak masuk akal, kenapa seseorang bisa menghabiskan waktu hanya dengan memegang buku tanpa membuka lembarannya, duduk termangu didepan tv berlama-lama, tapi tak tahu apa yang ditontonnya. Duduk di toilet berjam-jam pun juga ada. Terpaku menatap layar monitor dengan jari-jari siap menari diatas keyboard. Tapi apa?, tak ada satu huruf pun yang tertera dilayar. Kenapa? adakah seseorang yang mampu menjabarkannya. Aku sendiri pun seperti sudah kehabisan cara untuk bisa menolak yang tidak ku suka. Karena semakin ia ku tolak serasa semakin dekat

Internet Gratis Untuk Mahasiswa UT

Gambar
Oleh : Endri Mardiansyah Universitas Terbuka (UT) sejak beberapa tahun terakhir telah memberikan jaringan internet nirkabel secara gratis bagi mahasiwa UT yang berada di Indonesia guna memudahkan mahasiswa dalam mengakses materi pembelajaran melalui situs-situs UT seperti Tutorial Online (TUTON), Ruang Baca Virtual (RBV) dan lain sebagainya. Dalam pemberian jaringan internet gratis bagi mahasiswa ini, UT bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia selaku penyedia layanan @wifi.id, jadi hanya mahasiswa UT yang berada Indonesia saja yang dapat mengakses @wifi.id ini. Berikut langkah-langkah untuk mengakses wifi.id secara gratis bagi mahasiswa UT. 1. Pastikan mendapatkan jaringan @wifi.id yang benar dan statusnya connected/terhubung. Jaringan nirkabel wifi.id biasanya terdapat di @wifi.id Corner yang disediakan oleh PT. Telkom Indonesia dan di pusat keramaian, seperti mall, bandara, stasiun, dll. Berhati-hatilah terhadap jaringan nirkabel yang memakai nama @wifi.id, yang tidak t

Aku Ingin Itu, Tapi Tuhan Beri ini

Gambar
Oleh : Sheila Febriyanti Penyunting : Endri Mardiansyah Dulu, aku pernah bercita-cita menjadi seorang dokter. Bukan dokter yang mengobati orang-orang dengan keluhan sakit panas, sakit gigi atau semacam dokter umum, melainkan dokter spesialis kejiwaan. Ya, aku selalu memimpikan suatu hari aku bisa mengobati mereka para penderita gangguan kejiwaan, yang kadang-kadang ku temukan mereka terlantar di jalan-jalan raya. Entah apa yang membuatku sangat berambisi menjadi dokter spesialis kejiwaan, ingin sekali aku menyembuhkan mereka atau setidaknya tidak ada lagi diantara mereka para penderita gangguan kejiwaan yang berkeliaran terlantar di jalan raya. Betapa sakitnya tak pernah mereka rasa. Setiap hari selalu aku berdoa, semoga setelah SMA aku lulus dengan nilai yang cukup untuk masuk disalah satu perguruan tinggi negeri yang sudah ku targetkan sebelumnya. Aku memilih Universitas Indonesia (UI) Fakultas FMIPA jurusan Psikologi dan pilihan kedua Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Fak

Aku Dan Semangat Juangku

Gambar
Hamdan Wahidi Oleh : Hamdan Wahidi Penyunting : Endri Mardiansyah Namaku Hamdan Wahidi, umurku sudah masuk 26 tahun. Aku anak ketiga dari 6 bersaudara. Aku tidaklah seberuntung kalian, aku lahir dari keluarga yang sangat sederhana, keluarga petani di pelosok desa. Hidupku sangat keras, karena sejak kecil aku sudah terbiasa diajar bekerja keras, dimasa kecil aku diajarkan mengembala dan bertani sejak belum masuk SD tahun 1997. Masa-masa kecilku selalu ku habiskan dengan mengikuti orang tua ku ke sawah. Dikala teman-teman sebayaku asyik bermain aku sibuk mengembala, hampir tidak ada waktu untuk bermain. Ya saat kecil aku memang "kurang bahagia". Kesempatan bermain dengan teman sepermainan tidak banyak, aku selalu dimarahi orang tua ku kalau sering pergi bermain lama-lama. Sepulang sekolah anak-anak lain biasanya akan bermain tetapi tidak denganku, sepulang sekolah aku harus mengembala. Dengan keadaan seperti itu aku pernah hampir putus sekolah saat kelas 6 SD tahu

Kuliah

Gambar
Mega Oktapiana Putri   Oleh : Mega Oktapiani Putri Tak kenal hari tetapi hanya ingat tanggal saja, itulah yang aku rasakan sebagai pekerja diluar negeri (Malaysia) untuk yang pertama kalinya. Kerja 12 jam setiap hari tanpa cuti. Boleh dibilang satu hari cuti dalam satu bulan. “Hebatnya para pekerja Indonesia ini, tiada kata lelah dan menyerah untuk menghadapi setiap masalahnya“ suara hatiku. Akankah aku mampu berjuang seperti mereka. Untuk keluarga dan masa depan yang lebih baik? Tanggal 31 sudah berlalu, sudah saatnya gajian tiba. Saat dimana yang paling kita nantikan, sudah pasti setelah gaji ambil cuti, pergi shopping, nonton, beli ini itu yang sebenarnya nggak penting. Kurang lebih seperti itulah sebagian pekerja disini yang sering dan mungkin menjadi suatu kebiasaan boros. Suatu saat disebuah kesunyian, aku berfikir “bisakah aku maju dengan kebiasaan-kebiasaan borosku disini??” think again. “ bagaimana menjadi lebih baik lagi?” . Masih belum bisa menjawab atas semua

Aku, Kehidupanku Dan Pendidikanku

Gambar
  Oleh : Endri Mardiansyah Pendidikan bisa dikatakan sebagai tolak ukur kualitas hidup seseorang, namun terkadang masih banyak orang yang berpendidikan tapi sifat dan prilakunya seperti orang yang tidak berpendidikan. Jika kita cermati, masih banyak anak-anak muda Indonesia yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dikarenakan beberapa faktor, salah satunya ialah faktor ekonomi, bahkan tidak sedikit yang putus sekolah baik itu ditingkat SD, SMP ataupun SMA. Setelah lulus SMA pada tahun 2010 dulu aku ingin seperti teman-teman seangkatanku yang sibuk mengikuti tes untuk masuk ke perguruan tinggi. Tapi apalah daya, aku harus mengakui bahwa aku tidak bisa melanjutkan pendidikan seperti mereka dikarenakan keadaan ekonomi keluarga tidak mendukung. Tidak bisa kuliah bukan berarti aku tidak bisa meneruskan kehidupan untuk mencapai kesuksesan dimasa depan. Bermodalkan ijazah SMA aku putuskan untuk hijrah ke kota Prabumulih, sebuah kota yang berjarak sekitar 2 jam da

Tutorial Tatap Muka Pertama Di UT Pokjar Johor

Gambar
Oleh : Fatmi Aslikah Setiani dan Ade Susilowati. Minggu, 12 Februari 2017 bisa dikatakan hari bersejarah bagi seluruh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Terbuka Pokjar Johor. Bagaimana tidak? karena hari itu adalah hari dimana UT Pokjar Johor mengadakan Tutorial Tatap Muka (TTM) untuk pertama kalinya semenjak UT Pokjar Johor diresmikan pada 2010 silam. TTM yang pertama kalinya ini diikuti oleh mahasiswa baru tahun 2017.1 yang terdiri dari tiga jurusan, yaitu Jurusan Sastra Inggris, Jurusan Ilmu Komunikasi dan Jurusan Ilmu Administrasi Negara. Untuk mengikuti kegiatan TTM ini dibutuhkan kuota minimal 20 mahasiswa per matakuliah. Kegiatan TTM ini dibagi menjadi delapan kali pertemuan dan 8 inisiasi dengan tutor pembimbing yaitu Bapak Rahmat Suardi. TTM dimulai pukul 10.00 - 12.00, semua mahasiswa yang namanya sudah terdaftar sebagai peserta TTM 2017.1 ini diharuskan datang tepat waktu atau sebelum pukul 10.00, mengapa? karena dikegiatan TTM ini tidak ada toleransi waktu, m

Bahan Ajar Digital Universitas Terbuka (BA Digital UT)

Gambar
Bahan Ajar Digital Universitas Terbuka Oleh : Endri Mardiansyah Universitas Terbuka (UT) merupakan universitas negeri yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Setiap tahunnya, UT selalu berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas belajar mahasiswa melalui media elektronik dan jaringan internet. Mulai 2017.1 UT kembali memberikan fasiltas belajar melalui media elektronik dan internet dengan Bahan Ajar Digital UT (BA Digital UT) secara gratis. BA Digital UT adalah sebuah applikasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa untuk menunjang kegiatan belajar dalam setiap semesternya. Berikut keterangan tentang BA Digital UT yang dikutip dari laman website www.ut.ac.id. 1. BA Digital dirancang dalam rangka mendukung kesuksesan belajar mahasiswa selama menempuh studi di UT. Penyediaan BA Digital merupakan salah satu upaya terkini untuk meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam memberikan akses dan kemudahan kepada seluruh mahasiswa terhadap

Biodata Singkat Pengurus DPM UT Pokjar Johor 2017

Gambar
Pengurus DPM UT Pokjar Johor Tahun 2017 Bersama Pembina dan Konsul Jenderal RI KETUA Nama : Endri Mardiansyah Tanggal Lahir : 15 Maret Asal : Palembang, Sumatera Selatan Tempat Tinggal : Senai, Johor Bahru Jabatan : Ketua DPM Jurusan : Ilmu Komunikasi (FISIP) No Hp : 01116161527 WAKIL KETUA Nama : Ahit Nur Anisafin  Tanggal Lahir : 9 Augustus Asal : Jawa Tengah Tempat Tinggal : Pasir Gudang, Johor Bahru Jabatan : Wakil Ketua DPM Jurusan : Administrasi Negara (FISIP) No Hp : 0143879740 BENDAHARA 1 Nama : Ika Yunita Lestari Tanggal Lahir : 8 Juni  Asal : Limpung, Jawa Tengah Tempat Tinggal : Taman University, Johor Bahru Jabatan : Bendahara 1 Jurusan : Ilmu Komunikasi (FISIP) No Hp : 01126675646 BENDAHARA 2 Nama : Dwiana Nararia Tanggal Lahir : 14 Mei Asal : Banyumas, Jawa Tengah Tempat Tinggal : Senai, Johor Bahru Jabatan : Bendahara 2 Jurusan : Ilmu Komunikasi (FISIP) No Hp : 01135272269 SEKRETARIS

UT Peduli Untuk Muara Telang

Gambar
Rumah Korban Puting Beliung Bencana alam tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Walaupun demikian, terjadinya bencana alam juga terkadang dikarenakan oleh masyarakat itu sendiri. Rabu, 8 Februari 2017, telah terjadi bencana alam angin puting beliung yang cukup dahsyat di tiga desa di Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tiga desa tersebut adalah Desa Telang Jaya, Desa Mekar Mukti dan Desa Telang Makmur. Mendengar informasi tersebut, pengurus UT Pokjar Johor langsung melakukan diskusi ringan melalui group WhatsApp untuk melakukan penggalangan dana guna membantu korban yang tertimpa musibah. Sejurus, pengurus sepakat untuk melakukan penggalangan dana pada hari minggu di Aula Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru, Malaysia. Endri Mardiansyah selaku Ketua DPM UT Pokjar Johor pun langsung melakukan koordinasi dengan warga setempat untuk mencari tahu bagaimana dan melalui siapa hasil dana bantuan akan disalurkan. S